Hidup adalah karunia terindah pemberian Tuhan yang harus kita syukuri. Salah satu cara untuk menghargai hidup ini adalah dengan budaya berkendara aman atau safety riding. Dengan berlandaskan prinsip respect for human life, SMKN 1 Singosari bekerja sama dengan AHM memberikan sosialisasi safety riding dalam acaraYuk Cari Aman saat Berkendara, Jumat (14/06) di ruang rapat utama SMKN 1 Singosari.

Dalam sosialisasi tersebut, pihak pemateri dari AHM menjelaskan dijelaskan ada 12 hal yang perlu disiapkan saat berkendara. Pertama, pemanasan tubuh dengan melakukan perenggangan sebelum berkendara. Kedua, menyiapkan perlengkapan berkendara berupa helm, pakaian, sarung tangan, dan sepatu, pengecekan sepeda motor seperti bahan bakar, rantai, oli, ban, rem, kaca spion, kelistrikan. Ketiga, Postur berkendara, ada “tujuh poin utama” postur tubuh yang diperhatikan saat berkendara, yakni mata, pundak, siku, tangan, pinggul, lutut, dan kaki. Keempat, saat pengereman, gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. Kelima, berada di jalur kiri, gunakan jalur kiri dan hati-hati dengan kemunculan kendaraan yang datang mendadak dari arah yang berlawanan. Keenam,  pindah jalur jalan. Nyalakan lampu sein sebelum hendak berpindah lajur untuk memberi informasi kepada kendaraan lain di sekitar.

Ketujuh, melewati persimpangan. Nyalakan lampu sein sebelum berbelok ke kiri atau ke kanan untuk memberi informasi kepada pengguna jalan yang lain. Kedelapan, rintangan di jalan, kurangi kecepatan dan hindari pengereman terlalu kuat ketika melewati area yang terdapat batu, kerikil, tanah, dan lumpur atau pasir untuk menghindari motor tergelincir. Kesembilan, hindari berkendara dengan satu tangan. Kesebelas, berkendara pada malam hari, waspada saat berkendara pada malam hari karena sinar lampu depan pada sepeda motor memiliki keterbatasan.

Acara terakhir ditutup dengan kuis berbasis online, sehingga lima orang saja yang dapat menjawab dengan benar maka akan mendapatkan marchendise dari AHM Honda, dan foto bersama.