Senin (28/01) kemarin ekstrakulikuler PMR atau biasa disebut Prastama mengadakan kegiatan donor darah di aula SMK Negeri 1 Singosari. Banyak sekali pendonor dari siswa kelas XI dan XII serta para guru, alumni, masyarakat sekitar, dan juga kerja sama dengan beberapa SMK di sekitar Singosari dan Lawang. Sebanyak 20 siswa terlibat menjadi panitia dala kegiatan donor darah ini.

Bagi yang ingin mendonor, tentu harus mengikuti tata cara donor agar tidak terjadi kesalahpahaman. Tata caranya pun terbilang mudah, yakni daftar dahulu di petugas, mengambil formulir untuk medical cek up, cek golongan darah, cek tekanan darah, donor, selesai donor peserta diberi bingkisan atau souvenir berupa susu, snack, dan suplemen agar tubuh fit kembali. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah membantu PMI dalam menyediakan stok darah, sebab akhir tahun 2018 banyak terjadinya bencana sehingga banyak korban jiwa yang membutuhkan stok darah.

Kegiatan yang berlangsung selama 5 jam ini mampu mengajak 75 siswa, warga sekolah dan masyarakat sekitar dalam menyumbangkan darahnya. Bukan hanya itu, para alumni dan sekolah lain juga turut serta untuk mendonorkan darahnya. Akan tetapi dari 75 peserta ada 5 orang yang tidak lolos kategori pendonor karena kadar hemoglobin yang rendah dan tekanan darah yang terlalu tingi/rendah. Hanya 70 kantong darah yang dapat disumbangkan ke PMI Kab. Malang.

“Menurut Tyahya Dwi (XI Teknik Otomasi Industri) selaku ketua pelaksana kegiatan donor darah ini, harapannya kegiatan ini mampu menumbuhkan jiwa kemanusiaan dan membantu korban yang sedang mengalami bencana. Kegiatan ini sebenarnya telah diracang di tahun kemarin, berhubung banyaknya siswa yang telah suntik difteri dengan kadar yang kuat, sehingga membutuhkan waktu 2 bulan untuk bisa menjadi seorang pendonor.