Napak Tilas Prestasi Ekstrakulikuler KIR

             Genarasi rabun membaca mahir berselancar gawai kian tahun kian meningkat berakibat pada kualitas prestasi siswa. Namun, berbeda dengan kegiatan yang dilakukan oleh ekstrakulikuler KIR dan Jurnalistik. mereka antusias mengikuti lomba Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan HMJ Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri Malang Maulana Malik Ibrahim.

            Ada dua kelompok yang masuk finalis yang lolos lomba yaitu tim BLC dan tim rumah EBW.

Pertama, tim BLC mengusung judul “bengkel literasi ceria berbasis green building untuk meningkatkan mutu dan karakter anak Indonesia”Bengkel baca ini berkonsep taman bacaan yang ramah lingkungan. Keramahan lingkungan itu ditunjukkan dengan penggunaan sampah onderdil bengkel, seperti busi yang dijadikan ornament bangunan dan sampah botol kaca yang berfungsi sebagai pencahayaan di ruang baca. Selain ramah lingkungan bengkel literasi ini juga mampu meningkatkan karakter anak dengan cara menyediakan beberapa ruang untuk mengeksplor bakat anak, sehingga bengkel literasi ini bukan hanya mengajak anak untuk gemar membaca, melainkan juga meningkatkan karakter dan prestasi siswa melalui pengembangan bakat anak.

            Melalui tema tersebutlah,tim BLC, Ricky Dyanto Dwi Agung Laksono (Teknik Gambar Bangunan), Ahmat Hermawan (Teknik Kendaraan Ringan), dan Bunga Asqueri (Teknik Permesinan) dinobatkan sebagai juara kedua lomba LKTI se-Jawa Bali yang diadakan oleh HMJ MPI UIN Maulana Malik Ibrahim. 

            Kedua, tim rumah EBW mengusung judul “rumah energi blimbing wuluh sebagai solusi anak putus sekolah di Madura.”rumah ini berkonsep rumah belajar gratis yang ramah lingkungan melalui energy listrik dari blimbing wuluh. Hasil penelitian Hendi Lukmanul Hakim (Teknik Permesinan), Muhammad Hanif Faqih (Teknik Permisinan) dan Carissa Maulidia Q ( Teknik Gambar Bangunan) menemukan temuan bahwa 10 blimbing wuluh mampu menghasilkan 0,75 volt, sehingga blimbing wuluh ini mampu menjadi solusi alternatif energy listrik berdasarkan tanaman yang menyebar di sekitar.

            Selain mengikuti kegiatan lomba kepenulisan, ektrakulikuler KIR juga mempunyai beragam program yang mampu membangun karakter berkualitas. Adapun beberapa program kegiatan ekstrakulikuler jurnalistik, yaitu tempe menjes (tanamkan pengetahuan menjalin silaturahmi), one ming, one kar (satu minggu satu karya), dan piknik literasi. Meskipun ektrakulikuler ini terbilang masih seumur jagung, namun prestasi yang didapatkan tiap tahun sangatlah membanggakan, seperti juara III lomba kisah inspiratif (2016), lolos naskah novel dibukukan oleh penerbit indie (2016), dan juara II lomba KTI se Jawa-Bali.

kir2