Paket Keahlian SMK Negeri 1 Singosari Tahun Pelajaran 2016-2017

SMK Negeri 1 Singosari menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) berbagai program keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan kerja. Program keahlian tersebut dikelompokkan menjadi bidang keahlian sesuai dengan kelompok bidang industri / usaha / profesi. Semua Program Keahlian menggunakan kurikulum KTSP dan Kurikulum Spectrum yang sudah disesuaikan dengan pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan oleh Perusahaan / Dunia Usaha dan Industri. Khusus untuk Program Keahlian Mekanik Alat Berat (kerja sama dengan PT.Trakindo Utama) menggunakan Kurikulum Caterpillar USA. Untuk kelas  Mekanik Astra (kerja sama dengan PT.Astra International Tbk) menggunakan kurikulum Astra dengan 3 produk utama Toyota, Isuzu dan Daihatsu. Peserta didik diseleksi pada saat kenaikan dari tingkat 1 ke tingkat.

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Singosari memiliki 5 (lima) Program Keahlian dengan 10 (sepuluh) Paket  Keahlian :

 

Bidang Keahlian Teknik Bangunan

Kompetensi Keahlian Teknik Gambar Bangunan

tgb

Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Gambar Bangunan

Tujuan Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

Kompetensi Keahlian Teknik Gambar Bangunan

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum ini  adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Keahlian Teknik Gambar Bangunan. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Gambar Bangunan dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. Menerapkan dasar – dasar gambar teknik
  2. Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 )
  3. Menerapkan ilmu statika dan tegangan
  4. Mengidentifikasi ilmu bangunan gedung
  5. Memahami bahan bangunan
  6. Mengatur tata letak gambar manual
  7. Menggambar dengan perangkat lunak
  8. Menggambar rencana kolom beton bertulang
  9. Menggambar rencana kolom dan balok beton bertulang\
  10. Menggambar konstruksi lantai, dinding bangunan dan Menggambar rencana dinding penahan
  11. Menggambar konstruksi kusen, pintu dan jendela
  12. Menggambar rencana plat lantai
  13. Menggambar konstruksi tangga
  14. Menggambar konstruksi langit – langit
  15. Menggambar konstruksi atap
  16. Menggambar utilitas gedung
  17. Menggambar layout dekorasi interior dan eksterior
  18. Menggambar dekorasi interior rumah tinggal, perkantoran dan ruang publik
  19. Menerapkan desain interior dan eksterior bangunan
  20. Menentukan unsur penunjang desain interior dan eksterior bangunan
  21. Memahami unsur pembentuk eksterior bangunan
  22. Menetukan partisi ruang
  23. Menerapkan material finishing bangunan
  24. Menentukan partisi ruang
  25. Menerapkan material finishing bangunan
  26. Disain taman
  27. Manajemen proyek

 

Bidang Keahlian Teknik Geomatika

There are no articles in this category

Bidang Keahlian Teknik Ketenaga Listrikan

Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik

titl

Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik

Tujuan Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian eknik Instalasi Tenaga Listrik adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum ini  adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listriki. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. Menganalisis rangkaian listrik
  2. Memahami dasar -dasar elektronika
  3. Menggunakan hasil pengukuran
  4. Menerapkan pengukuran komponen elektronika
  5. Menafsirkan gambar teknik listrik
  6. Melakukan pekerjaan mekanik dasar
  7. Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
  8. Merawat peralatan rumah tangga listrik
  9. Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik
  10. Memperbaiki motor listrik
  11. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana
  12. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan bertingkat
  13. Memasang sistem pentanahan instalasi listrik
  14. Memasang instalasi tenaga listrik bangunan sederhana
  15. Memasang instalasi tenaga listrik bangunan bertingkat
  16. Mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik
  17. Mengoperasikan sistem pengendali elektronik
  18. Mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah
  19. Merawat panel listrik dan switchgear
  20. Merawat dan Memperbaiki Pendingin Rumah tangga

Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri

toi

Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri

Tujuan Program Keahlian Teknik Otomasi Industri secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa  pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Otomasi Industri  adalah membekali peserta didik  dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten : 

  1. Peserta didik memiliki keahlian dan ketrampilan dalam program keahlian teknik otomasi industri sehingga dapat bekerja secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah;
  2. Peserta didik mampu memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalam program keahlian teknik otomasi industri.

Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum ini  adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Keahlian Otomasi Industri. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Otomasi Industri dapat digambarkan sebagai berikut : 

  1. Menganalisis rangkaian listrik
  2. Menggunakan hasil pengukuran
  3. Menafsirkan gambar teknik listrik
  4. Melakukan pekerjaan mekanik dasar
  5. Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
  6. Memahami dasar-dasar elektronika
  7. Memasang instalasi penerangan dan tenaga listrik bangunan sederhana
  8. Mengoperasikan sistem kendali elektronik
  9. Mengoperasikan sistem kendali berbasis elektromagnetik
  10. Mengoperasikan sistem kendali digital
  11. Mengoperasikan sistem mikroprosesor
  12. Mengoperasikan sistem kendali elektropneumatik
  13. Mengoperasikan sistem sensor/transducer
  14. Mengoperasikan sistem aktuator dan motor
  15. Mengoperasikan PLC
  16. Mengoperasikan SCADA
  17. Merakit sistem kendali berbasis relay otomasi industri
  18. Merakit sistem kendali elektropneumatik otomasi industri
  19. Merakit sistem PLC otomasi industri
  20. Memelihara sistem kendali elektrik otomasi industri
  21. Memelihara sistem kendali pneumatik otomasi industri
  22. Memelihara sistem PLC/ SCADA otomasi industri
  23. Memasang instalasi penerangan dan tenaga listrik bangunan bertingkat
  24. Perencanaan dan perakitan transformator daya kecil
  25. Mengoperasikan automatic voltage regulator dan kapacitor voltage regulator

Bidang Keahlian Teknik Mesin

Kompetensi Keahlian Teknik Mekanik Industri

tmi

Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Mekanik Industri

Tujuan Program Keahlian Teknik Mekanik Indusrtri secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Mekanik Industri adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

Kompetensi Keahlian Teknik Mekanik Industri

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum ini  adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Keahlian Teknik Mekanik Industri. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Mekanik Industri dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. Menggunakan perkakas tangan
  2. Menggunakan perkakas tangan bertenaga
  3. Menggunakan perkakas untuk pekerjaan presisi
  4. Mengukur dengan menggunakan alat ukur
  5. Menggambar dan membaca sket
  6. Membaca gambar teknik
  7. Mempersiapkan gambar teknik
  8. Bekerja dengan mesin umum
  9. Mempergunakan mesin bubut
  10. empergunakan mesin frais
  11. Mempergunakan mesin gerinda
  12. Membongkar,mengganti, dan merakit komponen pemesinan
  13. Membongkar/memperbaiki/mengganti/merak dan memasang komponen
  14. Memelihara komponen sistem hidrolik
  15. Memelihara dan memperbaiki komponen sistem hidrolik
  16. Pemeliharaan/servis sistem injeksi bahan bakar diesel.

Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan

tpm

Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan

Tujuan Program Keahlian Teknik Pemesinan secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Pemesinan adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

  1. bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada didunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengahdalam bidang Teknik Pemesinan;
  2. memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalambidang Teknik Pemesinan

Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Teknik Pemesinan adalah Standar Kompetensi Kerja NasionalIndonesia (SKKNI) pada Bidang Industri Logam dan Mesin. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Pemesinan dapat digambarkan sebagai berikut : 

  1. Memahami dasar kekuatan bahan dan komponen mesin
  2. Memahami prinsip dasar kelistrikan dan konversi energi
  3. Memahami proses dasar perlakuan logam
  4. Memahami proses dasar teknik mesin
  5. Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
  6. Menggunakan peralatan pembandingan dan/atau alat ukur dasar
  7. Mengukur dengan alat ukur mekanik presisi
  8. Menggunakan perkakas bertenaga/operasi digenggam
  9. Menggunakan perkakas tangan
  10. Menginterpretasikan sketsa
  11. Melaksanakan penanganan material secara manual
  12. Menggunakan mesin untuk operasi dasar
  13. Membaca gambar teknik
  14. Melakukan pekerjaan dengan mesin bubut
  15. Melakukan pekerjaan dengan mesin frais
  16. Melakukan pekerjaan dengan mesin gerinda
  17. Mengeset mesin dan program mesin NC/CNC (dasar)
  18. Memprogram mesin NC/CNC (dasar)
  19. Menggunakan mesin bubut (kompleks)
  20. Memfrais (kompleks)
  21. Menggerinda pahat dan alat potong
  22. Mengoperasikan mesin NC/CNC (Dasar)
  23. Mengelas dengan proses las busur metal manual
  24. Mengelas dengan proses las oksi-asetilen
  25. Kerja Plat Dasar
  26. Menggambar 2 D dengan sistem CAD
  27. Menggambar 3D dengan sistem CAD

 

Bidang Keahlian Teknik Otomotif

Kompetensi Keahlian Teknik Alat Berat

tab

Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Alat Berat

Tujuan Program Keahlian Teknik Alat Berat secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa  pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Alat Berat  adalah membekali peserta didik  dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

  1. Melaksanakan keterampilan dasar Maintenance and Repair
  2. Melepas dan memasang electric alat berat
  3. Melepas dan memasang power train alat berat
  4. Melepas dan memasang under carigage alat berat
  5. Melepas dan memasang hydraulic alat berat
  6. Melaksanakan Preventive Maintenance

Kompetensi Keahlian Teknik Alat Berat

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum ini  adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Keahlian Teknik Alat Berat. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Alat Berat dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. Memahami dasar – dasar kejuruan mesin
  2. Memahami proses – proses dasar pembentukan logam
  3. Menjelaskan proses – proses mesin konversi energi.
  4. Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja.
  5. Menginterprestasikan gambar teknik
  6. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja
  7. Menggunakan alat – alat ukur ( measuring tools )
  8. Menggunakan special tools
  9. Menggunakan workshop equipment
  10. Menggunakan seal, bearing dan coating material
  11. Menggunakan service literatur
  12. Menggunakan pekerjaan dasar listrik
  13. Menggunakan dasar hydraulic sistem
  14. Melaksanakan pekerjaan dasar power train.
  15. Melaksanakan pekerjaan dasar engine
  16. Melaksanakan pekerjaan dasar under carriage
  17. Memperbaiki turbo charger
  18. Memperbaiki cylinder head group.
  19. Memperabaiki fuel injection pump
  20. Memperbaiki radiator assy
  21. Merawat 10 jam operasi ( daily )
  22. Merawat unit/ mesin 50 jam operasi ( weekly )
  23. Merawat unit/ mesin 250 jam operasi ( moontly )
  24. Merawat unit/ mesin 2000 jam

Joomla templates by JoomlaShine

2015 @ SMK Negeri 1 Singosari